Forkopimda Masuk Sekolah, Sekda Tubaba Ajak Siswa Wujudkan Sekolah Aman Tanpa Bullying
Tulang Bawang Udik – tubabaqu.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., menjadi Pembina Upacara pada kegiatan Forkopimda Masuk Sekolah di SDN 15 Tulang Bawang Udik, Senin (10/08/2026). Dalam amanatnya, Sekda mengajak para siswa untuk saling menghormati, menyayangi, serta bersama-sama mencegah kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tubaba Ny. Desliana Iwan Mursalin, sejumlah Kepala OPD, beserta jajaran, Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga pendidik, serta siswa-siswi SDN 15 Tulang Bawang Udik.
Dalam amanatnya, Sekda Iwan Mursalin menyampaikan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa. Karena itu, ia mengingatkan para siswa untuk tidak mengejek, mengucilkan, memukul, mendorong, maupun melakukan tindakan lain yang dapat menyakiti teman.
“Kalau kalian melihat teman dibully, jangan ikut-ikutan. Jadilah teman yang baik dan bantulah teman kalian,” pesan Sekda kepada para siswa.
Ia juga mengingatkan siswa agar berani bercerita kepada guru, wali kelas, kepala sekolah, maupun orang tua apabila mengalami tindakan yang membuat mereka takut atau sedih. Menurutnya, keberanian untuk bercerita merupakan bentuk tindakan yang benar dan bukanlah sebuah kelemahan.
Selain pencegahan bullying, Sekda turut mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan telepon seluler dan media sosial. Siswa diminta tidak menyebarkan kata-kata yang menyakitkan maupun foto atau video teman yang dapat mempermalukan orang lain, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak baik di internet.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak siswa menerapkan nilai NENEMO dalam kehidupan sehari-hari, yakni Nemen yang berarti sungguh-sungguh, Nedes yang bermakna ulet dan tidak mudah menyerah, serta Nerimo yang berarti ikhlas dan menghargai orang lain.
“Bersungguh-sungguhlah dalam belajar, jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, dan hormatilah teman yang berbeda suku, agama, kemampuan, maupun keadaan keluarganya,” ujarnya.
Sekda juga mendorong para siswa membiasakan hal-hal sederhana, seperti memberi salam kepada guru, berkata sopan, membantu teman yang kesulitan, meminta maaf ketika berbuat salah, serta mengucapkan terima kasih ketika mendapatkan bantuan.
Mengakhiri amanatnya, Sekda mengajak seluruh siswa untuk berkomitmen tidak melakukan bullying, tidak menyakiti teman, saling membantu, serta berani melaporkan apabila melihat kekerasan di lingkungan sekolah.
“Jadilah anak-anak yang rajin belajar, hormat kepada orang tua dan guru, sayang kepada teman, dan berani melakukan hal yang benar,” pesannya.
Melalui kegiatan Forkopimda Masuk Sekolah, Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap nilai-nilai disiplin, kepedulian, persatuan, dan anti-kekerasan dapat terus ditanamkan sejak dini, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda Tubaba.
Posting By Dini

