Dari Kacang Hijau Jadi Miniatur Buah, UMKM Lukchup Jadi Trend

tubabaqu.id – Inovasi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah terus berkembang pesat. Salah satu yang menarik perhatian masyarakat belakangan ini adalah Lukchup, jajanan tradisional asal Thailand yang kini banyak digemari di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Lukchup terbuat dari olahan kacang hijau yang dihaluskan, diberi susu premium dan santan, kemudian dibentuk menyerupai buah dan sayuran mini dengan warna-warni cerah yang menarik perhatian. Selain cita rasanya yang manis dan lembut, tampilannya yang cantik menjadikan Lukchup sebagai jajanan kekinian yang digemari semua kalangan, terutama anak-anak dan remaja.

Owner UMKM Lukchup GoEats.La Maria Riwayati menjelaskan bahwa ide mengembangkan Lukchup berawal dari hobi dan keinginan menghadirkan produk unik namun tetap berbahan alami dan sehat.

“awalnya saya memang hobi berkreasi, karena saya dirumah sendiri maka saya cari kesibukan dengan update trend-trend makanan yang sedang naik daun. Sebelum lukchup saya memproduksi peyek koin dan mochi, berhubung komposisi dari lukchup merupakan berbahan dasar kacang hijau maka saya berani ikut memproduksi lukchup” ujarnya.

UMKM Lukchup ini tidak hanya memberikan warna baru dalam dunia kuliner lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif yang menjanjikan. Dengan harga yang terjangkau serta tampilan yang elegan, Lukchup berpotensi menjadi oleh-oleh khas daerah yang bernilai jual tinggi.

Selain pemasaran yang dilakukan secara Pre-order (PO), Maria juga menjual kepada para reseller dengan mempromosikan melalui status WhatsApp pribadi miliknya

“sejauh ini saya promosiin lukchup hanya melalui status WhatsApp pribadi dan kedepan saya akan coba untuk promosikan melalui live tiktok dan Instagram. Kami berharap dari teman-teman juga bisa bantu mempromosikan lukchup kami di berbagai media sosial kalian yang ada” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM menyambut baik hadirnya inovasi kuliner tersebut. Dukungan berupa pembinaan, pelatihan, hingga akses pemasaran digital terus digalakkan agar UMKM lokal seperti Lukchup dapat berkembang lebih luas, bahkan menembus pasar nasional.

Dengan semangat kreativitas dan inovasi, UMKM Lukchup diharapkan dapat menjadi contoh sukses bagi pelaku usaha lainnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat di Tubaba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *