1.300 Atlet Ramaikan Kejurprov Karate Gubernur Cup V Lampung 2026

Bandar Lampung – Sebanyak 1.300 atlet karate dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Gubernur Cup V Tahun 2026. Ajang bergengsi ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 24–25 Januari 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Kejurprov Karate Gubernur Cup V merupakan agenda tahunan sekaligus puncak rangkaian kegiatan Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Lampung. Kejuaraan ini diikuti delegasi dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dengan atlet-atlet yang berasal dari berbagai perguruan karate di bawah naungan FORKI Lampung, di antaranya Shokaido, Inkai, KKI, Shiroite, Lemkari, Gabdika, serta perguruan lainnya.

Sebelum pertandingan dimulai, FORKI Lampung telah menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) serta Penataran Wasit dan Juri sejak 22 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memastikan seluruh rangkaian kejuaraan berjalan profesional, tertib, dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional.

Dalam mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme penyelenggaraan, FORKI Lampung menggandeng Dosen Ilmu Komputer Universitas Lampung (Unila) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, yang berperan sebagai narasumber sekaligus Tim Teknologi Informasi (IT) pada Penataran Wasit dan Juri serta pelaksanaan Kejuaraan Karate Championship Gubernur Cup V Tahun 2026.

Tim dosen Unila yang terlibat terdiri dari Allwine, S.Pd., S.Kom., M.Kom., Sandi Badiwibowo Atim, M.Kom., Wahyu Aji Pulungan, M.T.I., Dhella Amelia, M.Kom., Riska Amalia Praptiwi, S.Kom., M.Cs., Yulya Muharmi, M.Kom., serta Erin Eka Citra, M.Kom. Seluruhnya merupakan dosen dari Program Studi Ilmu Komputer Unila.

Melalui peran tersebut, Dosen Ilmu Komputer Unila juga memberikan dukungan teknis dalam pengelolaan sistem pertandingan, pengolahan data, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menjamin akurasi penilaian, transparansi hasil pertandingan, dan kelancaran manajemen kejuaraan, sehingga pelaksanaan kompetisi berjalan lebih modern dan profesional.

Selain memperebutkan Piala Gubernur Lampung dan gelar juara umum, Kejurprov ini juga memiliki nilai strategis sebagai ajang seleksi pembentukan Tim Karateka Lampung. Atlet-atlet terbaik hasil pantauan tim pemandu bakat akan dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB FORKI yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang.

Ketua Pelaksana Kejurprov Gubernur Cup V, Ary Meizary Alfian, mengaku bangga atas tingginya antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini.

“Penyelenggaraan tahun ini sangat spesial karena jumlah peserta menembus lebih dari 1.300 atlet. Sejak dimulainya rangkaian acara pada 22 Januari melalui penataran wasit dan juri, kami berkomitmen memberikan wadah terbaik di GSG Sumpah Pemuda. Fokus kami adalah manajemen pertandingan yang tertib agar potensi atlet benar-benar terlihat,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Sementara itu, Ketua Umum FORKI Lampung, Sensei Taren Sembiring, menegaskan bahwa Kejurprov ini menjadi pintu utama penjaringan atlet karate potensial Lampung menuju level nasional.

“Kejurprov Gubernur Cup V adalah jaring utama kita untuk mencari karateka tangguh. Dengan partisipasi dari seluruh kabupaten/kota dan belasan perguruan, saya yakin Lampung tidak kekurangan talenta. Juara dari sini akan kita poles untuk membawa nama Lampung berkibar di Kejurnas PB FORKI bulan April mendatang,” katanya.

Ketua Dewan Wasit PB FORKI, Arif Nugraha, juga menekankan pentingnya penerapan standar penjurian yang selaras dengan ketentuan nasional dan internasional.

“Kami hadir untuk memastikan standar penjurian di Lampung sesuai standar nasional dan internasional. Dengan integritas wasit yang telah diasah sejak hari pertama rangkaian acara, kami menjamin atlet yang terpilih adalah mereka yang unggul secara teknik dan mental,” jelasnya

Pada hari pertama, pertandingan mempertandingkan kategori KATA (jurus) serta babak penyisihan KUMITE (pertarungan) di berbagai kelas usia, mulai dari usia dini hingga senior. Partai final sekaligus upacara penyerahan medali dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *