Penanaman Perdana Tebu Tahap I di Tubaba, Dukung Target Swasembada Gula Nasional 2027

Tubabaqu.id – Pemerintah terus memperkuat komitmen mewujudkan swasembada gula nasional pada tahun 2027 sebagaimana ditargetkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Setelah capaian swasembada beras tahun 2025, sektor perkebunan tebu menjadi salah satu fokus strategis nasional.

Provinsi Lampung sebagai penghasil gula terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Timur, menargetkan perluasan dan peremajaan tebu seluas 30.000 hektare hingga tahun 2027. Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi salah satu dari lima kabupaten di Lampung yang ditetapkan sebagai lokasi sasaran program tersebut. Di tahun 2025 lalu sudah dilakukan penanaman seluas 195 Ha pada Desember 2025 di Kecamtan Tulang bawang Tengah 119 ha dan Kecamatan Gunung Agung 76 ha.

Dalam rangka mendukung target nasional tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., menghadiri kegiatan penanaman perdana tebu Tahap I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Jumat (20/02/2026).

Pada tahap pertama ini dilakukan penanaman seluas 512 hektare dari total target 2.000 hektare di Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2026.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan dukungan berupa bantuan 60.000 batang bibit tebu serta bantuan biaya pengolahan lahan sebesar Rp3,6 juta per hektare.

“Tahap pertama penanaman seluas 512 hektare ini menjadi langkah awal yang penting bagi Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam mendukung target perluasan 2.000 hektare tahun 2026. Dengan dukungan bibit dan bantuan pengolahan lahan, kami optimistis produktivitas tebu rakyat akan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani,” ucap Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Dirjen Perkebunan menyampaikan bahwa program perluasan dan peremajaan tebu merupakan bagian dari strategi peningkatan produktivitas dan efisiensi sektor perkebunan nasional. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para petani dapat mempercepat pencapaian target swasembada gula.

“Program perluasan dan peremajaan tebu ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor perkebunan. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani dapat mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional pada tahun 2027,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyambut baik program ini dan berkomitmen untuk mengawal pelaksanaannya agar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi petani. Diharapkan, melalui perluasan dan peremajaan tanaman tebu, produktivitas kebun rakyat meningkat sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di Tubaba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba, di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat, unsur Forkopimda, serta para petani dan kelompok tani setempat.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan, Kabupaten Tulang Bawang Barat diharapkan dapat menjadi salah satu daerah penopang utama produksi gula di Provinsi Lampung dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

creator by Nona via

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *